Merindu Kue Pukis

May 1, 2009 at 5:28 am | Posted in Uncategorized | 1 Comment

Author: Wanti Utami

Tinggal di rantau dengan beberapa keterbatasan terkadang menjadikan kita lebih kreatif. Termasuk dalam hal masak-memasak. Seringkali ketika kita mau memasak terbentur dengan tidak adanya peralatan. Mau membeli, belum tentu barang yang kita perlukan ada atau juga barangnya ada tetapi uangnya nggak ada😦 Kalaupun ada dua-duanya (barang dan uang), rasanya sayang juga kalau tidak terlalu penting sementara kita tidak seterusnya tinggal disini. Belum lagi kalau sewa rumah nggak bisa diperpanjang atau ingin ada suasana baru🙂
Pindah dengan barang-barang yang banyak tentunya merepotkan. Apalagi jasa pindahan disini terbilang mahal, ada yang bilang 600 ribu won itu menggunakan pick up. Makanya orang Korea kalau pindah rumah sering membuang barang-barangnya. Entah kenapa orang Korea seringkali berpindah rumah. Di pinggir jalan sering terlihat banyak tumpukan barang yang masih layak pakai, buangan orang yang mau pindah rumah dan orang-orang yang sudah bosan dengan barangnya. Orang Indonesia, termasuk saya🙂 tidak perlu repot beli lemari, rak buku, meja, dll karena bisa ngambil gratis😀
Jadi, memanfaatkan peralatan seadanya itu adalah pilihan yang terbaik.

Kali ini anakku kangen dengan pukis, sudah lama nggak makan pukis. ‘”Ayo Mi bikin pukis,” katanya. Terkadang memang ada rasa kangen dengan makanan-makanan Indonesia, yang besar aja kangen apalagi anak-anak. Wajarlah🙂
Gimana ya? Kita nggak punya cetakan. Akhirnya kita coba pakai wajan teflon, karena wajan teflon yang lebar tentunya lebih lama matangnya. Jadi buatnya gak bisa terlalu tebal. Gak apa2 yang penting rasanya pukis. Masalah peralatan memasak sudah.
Masalah berikutnya adalah bagaimana menakar bahan-bahannya tanpa ada timbangan. Jangan khawatir. Kita bisa manfaatkan gelas sebagai pengganti timbangan. Berikut hasil konversi berat dengan gelas.

1 cup = 200 cc air = 125 gr tepung = 200 gr gula.

Sekarang dimulai yuk masak-masaknya. Kebetulan semua bahan sudah tersedia di rumah. Jadi tinggal masuk-masukkan bahan, tunggu, selesai deh. Sekalian jadi program cooking class-nya anak.😀

Bahan-bahannya (Resep diambil dari Femina edisi oktober 2005):
– 6 kuning telur
– 2 putih telur
– 120 gr gula pasir (resep asli 100 gr ~gula korea kurang manis dibanding gula Indonesia)
– 350 gr tepung terigu
– 150 gr mentega cair
– 500 ml santan hangat
– 1 sdt ragi instan
– ½ sdt baking powder

Cara membuat :
1. Kocok kuning telur, putih telur, gula hingga mengembang.
2. Masukkan tepung terigu, tambahkan ragi, santan kemudian aduk rata
3. Diamkan minimal 30 menit, kemudian masukkan mentega cair.
4. Panaskan cetakan, tuangkan adonan. Bisa ditambahkan coklat, keju,kacang sesuai selera
5. Panggang dengan api kecil hingga matang

Catatan:
Di resep asli tidak disebutkan baking powder. Saya pernah mencoba membuat terang bulan (martabak manis) tanpa baking powder ternyata adonan tidak bisa mengembang.
Untuk menghindari adonan cepat gosong (karena tidak memakai cetakan pukis), bisa disiasati dengan membuat adonan yang tidak terlalu manis kemudian diberi taburan gula diatasnya ketika adonan setengah matang).

Tambahan tips memasak:
Tips mengukus: kalau tidak ada panci untuk mengukus bisa menggunakan panci biasa. Untuk sarangan bisa menggunakan saringan untuk minyak yang banyak dijual di toko seribuan. Saringan ini bisa juga kita gunakan untuk naruh buah atau sayur yang habis dicuci biar airnya bisa netes. Praktis kan? Satu alat bisa dipakai untuk beberapa fungsi.

Nah, yang belum ketemu adalah tips untuk meng-oven roti tanpa microwave, bisa nggak pakai magic jar? Gimana caranya ya? Mohon sharingnya…😀

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. kreatif bener ya mbak, tak ada timbangan pukis pun jadi🙂
    aku aja punya timbangan tapi udah gak akurat, jadi mesti gugling cari konversinya deh
    makasih artikelnya mbak, akan aku coba


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: