Sajoer-Majoer

December 17, 2008 at 2:12 pm | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ditimpuk PR sama seorang teman, disuruh bikin laporan tentang manfaat sayur bagi wanita, setelah gugling sana-sini dan kopipes atas-bawah, ini dia hasilnya.

 

Semoga berguna ya…

 

Sayur berwarna hijau merupakan sumber kaya karoten (provitamin A) yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Semakin tua warna hijaunya, maka semakin banyak kandungan karotennya.

Vitamin A yang terkandung dalam sayur-sayuran hijau juga sangat penting bagi kesehatan kulit, kelenjar, serta fungsi mata. Wanita menyusui berusia 19 tahun keatas dianjurkan mengkonsumsi 1,300 mcg vitamin A per hari. ASI merupakan sumber terbaik bagi bayi dalam hal penyediaan vitamin A dan karoten. Vitamin A juga dapat ditemukan dalam sayuran dan buah berwarna merah dan kuning, seperti tomat dan jeruk. Selain vitamin A, tentu terdapat juga vitamin B lengkap, kecuali vitamin B 12 yang memang tidak ditemukan pada tumbuhan.

 

Kandungan beta karoten pada sayuran membantu memperlambat proses penuaan dini, mencegah resiko penyakit kanker, meningkatkan fungsi paru-paru dan menurunkan komplikasi yang berkaitan dengan diabetes, terutama bagi wanita. Sayuran yang berwarna hijau tua diantaranya adalah kangkung, daun singkong, daun katuk, daun papaya, genjer dan daun kelor.

 

Termasuk ke dalam golongan sayur berwarna hijau adalah asparagus, buncis, brokoli, daun selada, daun bawang, daun katuk, kacang polong, kacang kapri, kacang panjang, kol hijau, mentimun, labu siam, oyong, paprika hijau, sawi, seledri, dan lainnya.

Kacang polong, misalnya, merupakan sumber vitamin B6 yang baik, dimana Vitamin B6 ini membantu penyerapan protein dan meningkatkan fungsi syaraf. Oleh karena kebutuhan protein meningkat selama menyusui, wanita menyusui  memerlukan lebih banyak vitamin B6, yaitu sebesar 2,0 mg per hari. Selain itu, kacang polong melalui glutathione yang dimilikinya juga mempunyai peran penting dalam  sintesa dan perbaikan DNA, dan juga detoksifikasi beberapa bahan berbahaya.

 

Dari daun-daun hijau tersebut kita juga mendapatkan asam folat yang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan pembelahan sel secara normal. Wanita menyusui harus mengkonsumsi 500 mcg asam folat setiap hari. Selain dari daun-daun hijau, asam folat juga didapatkan dalam hati, jeruk, dan semangka.

 

Kita juga bisa mendapatkan besi yang diperlukan terutama untuk pembentukan sel darah merah, dari sayuran hijau. Keberadaan vitamin C akan membantu penyerapan besi. Wanita pada umumnya membutuhkan 15 sampai 18 mg zat besi setiap hari, 27 sampai 30 mg pada saat hamil, 9 mg saat menyusui, dan antara 8-10 mg setelah menopause.

Selain besi, zinc yang berperan penting dalam berbagai reaksi enzim dan daya tahan tubuh juga bisa didapatkan dari sayuran hijau. Untuk wanita usia subur dianjurkan paling sedikit 9,3-15,4 mg perhari.

 

Di dalam sayuran dan buah juga terdapat vitamin yang bekerja sebagai antioksidan. Antioksidan dalam sayur dan buah bekerja dengan cara mengikat lalu menghancurkan radikal bebas dan mampu  melindungi tubuh dari reaksi oksidatif yang menghasilkan racun.

Serat makanan adalah berupa karbohidrat yang tidak dapat diserap, juga dapat ditemukan dalam sayur-sayuran dan buah-buahan. Asupan serat yang cukup dapat mencegah timbulnya masalah saluran cerna seperti kanker usus dan divertikulosis usus.

Kalsium yang berguna untuk kesehatan tulang dan gigi juga ditemukan dalam sayur-sayuran dan buah-buahan. Diketahui bahwa kalsium dibutuhkan 1000 mg perhari oleh wanita usia subur dan 1200 mg bagi wanita yang sudah menopause. Vitamin D membantu penyerapan kalsium.
 

 

Selain sayuran berwarna hijau, buah dan sayur berwarna merah pun mengandung zat-zat penting bagi tubuh, mulai dari vitamin hingga antioksidan menyehatkan seperti lycopene dan anthocyanins. Dua antikosidan ini mampu melindungi tubuh dari risiko penyakit degeneratif seperti sakit jantung, kanker prostat, stroke dan lainnya.
Seperti red peper yang merupakan sumber vitamin A yang fenomenal. Manfaatnya akan terasa bagi perawatan kulit, tulang dan gigi. Banyak yang tidak tahu bahwa sayur ini juga mengandung vitamin C sebanyak jeruk. Bit, sayuran yang berasal dari umbi ini, juga memiliki banyak kandungan berharga seperti folat, lycopene dan anthocyanins.

 

Sementara itu, mengkonsumsi buah dan sayuran berwarna biru atau ungu seperti asparagus ungu, kol ungu, dan terong akan membantu untuk menurunkan resiko beberapa jenis kanker, menjaga kesehatan saluran kemih, menjaga fungsi ingatan, dan berguna untuk pertambahan usia secara sehat.

Konsumsi buah dan sayuran berwarna putih, kecoklatan, dan coklat seperti kembang kol, bawang putih, bawang bombay, jamur, lobak, talas, dan ubi putih bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, menjaga tingkat kolesterol yang sudah baik, serta menurunkan resiko sejumlah jenis kanker.

Seperti kol putih yang mengandung isothiocyanates, senyawa kimia yang menurut riset di laboratorium sanggup menghancurkan formasi tumor.

Sayuran berwarna kuning atau oranye seperti jagung dan labu parang, selain baik untuk kesehatan penglihatan dan sistem kekebalan tubuh, juga memiliki manfaat yang hampir sama dengan sayuran berwarna lainnya.

 

Bagi wanita, mengkonsumsi lebih banyak sayuran, buah, dan makanan mengandung protein sebelum kehamilan akan menurunkan risiko leukimia pada anak mereka, serta kanker pada masa kanak-kanak.

 

Bayam

Bayam sebagai salah satu jenis sayuran hijau yang secara luas dikenal kaya akan serat, vitamin, beta karoten, berbagai mineral termasuk zat besi, ternyata juga memiliki kandungan protein yang tinggi pada daun maupun bijinya.
Kandungan mineral dalam bayam cukup tinggi, terutama Fe yang dapat digunakan untuk mencegah kelelahan akibat anemia. Karena kandungan Fe dalam bayam cukup tinggi, ditambah kandungan Vitamin B terutama asam folat, zaman dahulu bayam dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan melahirkan. Baik mineral Fe atau asam folat berhubungan dengan produksi darah sehingga saat melahirkan, persediaan dalam tubuh cukup. Karena seperti yang kita ketahui, melahirkan akan mengeluarkan sangat banyak darah dan memungkinkan sang ibu kehabisan darah. Selain itu bayam juga baik dikonsumsi oleh wanita pada saat haid.

Tak hanya itu, kandungan asam oksalat dan asam folat juga membuat sayur bayam dapat membantu mengatasi berbagai macam penyakit. Misalnya mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala dan rambut, menurunkan kadar kolesterol, serta mencegah sakit pada gusi. Tetapi manfaat yang besar adalah untuk mengobati rasa lesu, letih, dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah atau anemia.

Bayam juga sangat baik sebagai sumber protein, terutama asam amino yang sangat penting untuk pembentukan otak.
Bayam aman untuk dikonsumsi sebanyak apapun tanpa ada pengaruh kolesterol. Lemak yang terdapat dalam bayam juga termasuk lemak yang jenisnya baik, yaitu lemak tak jenuh. Vitamin dalam bayam sangat penting, misalnya vitamin A yang bagus untuk mata serta mempertahankan daya tahan tubuh, sehingga orang tak mudah terserang penyakit. Vitamin C dan E untuk antioksidan sehingga bagi yang rajin mengkonsumsi bayam, bisa memiliki kulit yang halus. Selain itu, antioksidan juga mampu mencegah radikal bebas. Kemudian posfor dapat dimanfaatkan untuk pembentukan tulang dan gigi.
 

 

Brokoli

– Memperkecil resiko terjadinya kanker kerongkongan, perut, usus besar, paru, larynx, parynx, prostat, mulut dan payudara.

– Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan stroke, mengurangi resiko terkena katarak, membantu melawan anemia.

– Mengurangi resiko terkena spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan tulang belakang).

 

Peneliti di John Hopkins University di Baltimore, AS, menemukan penyedia anti kanker yang baru. Dalam penelitiannya, mereka menemukan bahwa tunas brokoli yang masih muda memiliki zat antikanker yang disebut sulforaphane glucosinolate (SGS). Ini sangat berguna untuk mencegah kanker pada payudara dan usus besar kita.
Zat SGS yang dikandung brokoli muda ini 50 kali lebih kuat ketimbang yang dikandung brokoli yang sudah matang.

 

Cabai

Cabai rawit banyak mengandung vitamin C dan betakaroten (provitamin A), lebih daripada buah-buahan seperti mangga, nanas, pepaya dan semangka. Bahkan kadar mineralnya terutama kalsium dan fosfor, mengunguli ikan segar. Cabai hijau dan paprika memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi.

Zat yang membuat cabai terasa pedas adalah kapsaisin yang tersimpan dalam urat putih cabai, tempat melekatnya biji. Fungsi lain dari kapsaisin adalah mengencerkan lendir sehingga melonggarkan penyumbatan pada tenggorokan dan hidung, termasuk sinusitis. Kapsaisin juga bersifat antikoagulan dengan cara menjaga darah supaya tetap encer dan mencegah terbentuknya kerak lemak pada pembuluh darah. Itu berarti juga memperkecil kemungkinan menderita serangan stroke, jantung koroner dan impotensi.

 

Daun Katuk

Tidak hanya sebagai pelancar ASI daun katuk juga kaya senyawa yang dapat menggenjot mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat. Jika dikonsumsi wanita, senyawa aktif dalam daun katuk akan memacu pembentukan hormon kewanitaan, sehingga kulit menjadi halus. Rambut lebih sehat dan lembut.

 

Daun Selada

– Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke.

– Mengurangi resiko terjadinya kanker.

– Mengurangi resiko terkena katarak.

– Membantu mengurangi resiko spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan pada tulang belakang).

– Membantu kerja pencernaan dan kesehatan organ hati.

– Mengurangi gangguan anemia.

– Membantu meringankan insomnia (sulit tidur) karena ketegangan syaraf.

 

Kemangi

Kemangi

Kemangi juga dikenal sebagai sayuran yang dapat dimakan segar sebagai lalapan. Tanaman ini menyegarkan, menghilangkan bau badan dan bau mulut. Tanaman beraroma wangi ini mengandung arginine yang memperkuat daya tahan hidup sperma, mencegah kemandulan, dan menurunkan gula darah. Daya tahan hidup sperma penting untuk mendukung proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron berperan merangsang hormon androgen dan estrogen serta mencegah pengeroposan tulang. Kedua hormon ini besar perannya dalam sistem reproduksi wanita.

 

Paprika

– Sebagai antioksidan.

– Menurunkan kolesterol.

– Mengatur suhu tubuh.

– Mengobati infeksi hidung dan tenggorokan.

– Menurunkan kadar gula dalam darah.

– Mengobati luka, memar dan keseleo.

– Menumbuhkan rambut.

 

Pare

Pare mengandung kadar betakaroten dua kali lipat lebih banyak dari brokoli. Pare juga mengandung betakaroten yang sangat bagus untuk membasmi sel kanker, menghambat serangan jantung dan mengatasi infeksi karena virus.

Kadar kalsium pare juga tergolong tinggi, sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi maka kemungkinan kadar glukosa vmembanjir dapat dicegah, sehingga kadar gula darah menjadi normal atau terkontrol.

Khasiat pare lainnya yaitu, kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya berkhasiat sebagai antikanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus.

Namun, wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi pare karena buah ini mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan.

 

Pegagan

Di kenal juga sebagai antanan, pegagan adalah tanaman merambat yang sering dimakan sebagai lalapan segar, terutama di Jawa Barat. Pegagan mengandung madecocassosida yang dapat memacu produksi kolagen, di mana kolagen ini sangat besar perannya dalam regenerasi sel kulit termasuk sel telur (ovum) pada wanita dan sel sperma pada pria.

Pegagan juga mengandung karoten yang berperan sebagai antioksidan. Karoten juga menjaga mutu sperma dan sel telur. Caranya dengan melindungi dinding sperma dan sel telur dari kerusakan akibat radikal bebas. Khasiat lain dari pegagan adalah anti infeksi, antitoksik, penurun panas, peluruh air seni, mengobati luka dan keloid, varises dan hemoroid (ambeien), serta antilepra.

 

Seledri

Berkhasiat tonik, seledri memacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, menghentikan pendarahan, peluruh kencing, peluruh haid, peluruh kentut, menurunkan asam urat, membersihkan darah.

Perannya dalam sistem reproduksi karena seledri mampu memperbaiki fungsi hormonal yang terganggu, seperti nyeri haid, haid tidak teratur, ataupun haid terlalu banyak.

Daun seledri kaya senyawa minyak atsiri, kalsium, besi dan magnesium. Daun tanaman ini juga kaya vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Setiap 100 gram daun seledri segar terkandung 130IU vitamin A dan 15 mg vitamin C. Vitamin A dan vitamin C dikenal sebagai antioksidan cukup kuat. Serangan radikal bebas terhadap dinding sperma dan sel telur dapat dihambat oleh kedua vitamin ini.

 

Tomat

– Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.

– Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia (age-related macular degeneration).

– Mengurangi resiko radang usus buntu.

– Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.

– mengobati ganguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever dan serangan empedu. Selain itu juga ditemukan bahwa gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung. Tomat juga mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakan.

– Keisitimewaan lain buah tomat adalah tinginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, terutama kanker prostat, lambung, leher rahim, payudara, tenggorokan dan usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker.
– Tomat juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan, banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Pigmen likopen memang terbukti efektif sebagai antioksidan.

– Zat lain seperti tomatin di dalam tomat bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan  luka dan jerawat. Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias penurun demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi ganguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

– Disarankan mengolah tomat dengan cara di rebus atau dikukus, tomat juga bisa menyembuhkan gusi berdarah. Ambil tomat segar dan cuci bersih, lalu makanlah.

 

Wortel

Wortel segar mengandung air, protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi anti kanker, gula alamiah (fruktosa, sukrosa, dektrosa, laktosa, dan maltosa), pektin, glutanion, mineral (kalsium, fosfor, besi, kalium, natrium, amgnesium, kromium), vitamin (beta karoten, B1, dan C) serta asparagine. Beta Karotennya merupakan anti oksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan. Selain itu Beta Karoten dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker (terutama kanker paru-paru, kanker larynx (tenggorokan), esophagus (kerongkongan), prostat, kandung kemih dan kanker cervix) serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi.
Jika tubuh memerlukan vitamin A maka beta karoten di hati akan diubah menjadi vitamin A. Fungsi vitamin A dapat mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka dan mempersingkat lamanya sakit campak. Mengkonsumsi wortel yang dikukus sebentar akan memperbesar penyerapan beta karoten. Wortel juga
membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah konstipasi atau kesulitan buang air, serta membantu meningkatkan ketahanan terhadap keracunan makanan.

 

 

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: